Jakarta, Aktual.co — Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Surakarta, Jawa Tengah, Dipo Suryo Widjoyo, mengatakan BEM Universitas Sebelas Maret dan HMI Surakarta melakukan aksi long march sampai Surakarta dengan membawa dua tuntutan.  
“hari ini sekitar 150 orang yang melakukan aksi. Kita membawa dua tuntutan yakni kami minta pemerintah kembali mensubsidi bbm premium, dan kami minta Jokowi bisa tegas terhadap permasalahan yang ada sekarang,” kata Dipo, yang berada di Solo saat dihubungi di Jakarta, Selasa (31/3)
Dipo menuturkan bahwa saat ini warga Solo merasa dirugikan atas dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, Presiden Joko Widodo yang juga berasal dari Solo ini seharusnya bisa lebih memikirkan rakyat kecil. Sebab, secara tidak langsung bahan pokok disejumlah daerah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Jokowi juga diminta berani melakukan reshuffle kabinetnya yang dianggap tidak mampu membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik.
“Harus berani mereshuffle kabinet. Tidak hanya itu, saya kira soal hukum juga Jokowi harus berani, contohnya KPK dan Polri yang sampai saat ini masih berseteru.”

Artikel ini ditulis oleh: