Jakarta, Aktual.co — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, akan melakukan klarifikasi terhadap anggota DPR RI, Fayakhun Andriadi, yang diduga melakukan perusakan fasilitas negara, yakni mencongkel pintu masuk Fraksi Partai Golkar.
Aksi Fayakhun itu dilakukan saat hendak mencoba memasuki ruang fraksi Partai Golkar, Senin (30/3) kemarin, di lantai 12 Gedung Nusantara I DPR RI.
“Tentu harus diklarifikasi kajadiannya seperti apa, kita akan petakan dalam tata aturan yang ada,” kata Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Surahman Hidayat, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.
Soal rencana klarifikasi kepada Fayakhun, dirinya akan melakukan musyawarah dengan seluruh anggota MKD DPR RI. “Kita akan musyawarahkan,” kata politisi PKS itu.
Pihaknya akan ‘wait and see’ terkait kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut.
“Biasanya ada laporan atau informasi dari anggota, dari pihak lain. Kita sikapnya wait and see,” kata Surahman.
Selain itu, MKD juga akan melakukan klarifikasi kepada pihak keamanan dalam (Pamdal) DPR RI terkait keberadaan  Wakil Ketua Umum Golkar hasil Munas Ancol, Yorrys Raweyai yang mengintimidasi Kepala Pamdal dan akan mempalang pintu masuk ruang fraksi sehingga anggota Fraksi Golkar DPR RI yang ada didalam terkunci.
“Nanti kita lihat. Apakah DPR RI perlu berkomunikasi dengan pamdal dan pihak-pihak terkait,” kata Surahman.
Politisi Partai Golkar kubu Ancol, Fayakhun Andriadi, sebelumnya membuka paksa pintu kaca fraksi Partai Golkar dengan menggunakan obeng yang dibantu oleh seorang teknisi, pada Senin sore kemarin.

Artikel ini ditulis oleh: