Jakarta, Aktual.co — Ketua Panitia Penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, Budi Setiawan, menanggapi pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, yang melarang penyelenggaraan KLB PSSI pada 18 April mendatang.
Menpora melarang KLB yang akan diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur, karena alasan pihaknya meminta kepada PSSI untuk konsentrasi pada persiapan SEA Games 2015 Singapura.
”Alasan Kongres ditunda untuk konsen SEA Games itu konyol. Karena yang Kongres kan pengurus, bukan official tim, apalagi pemain,” kata Budi tegas ketika dihubungi wartawan, Senin (30/3).
Lebih lanjut Budi mengatakan, pihak Menpora melalui Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) lah menjadi konsentrasi persiapan sepakbola Indonesia di SEA Games menjadi kacau. Pasalnya, mereka telah menunda jadwal pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 dengan berbagai alasan.
”Justru yang membuat konsentrasi SEA Games itu menjadi masalah, karena kompetisi ISL tertunda. Yang nunda siapa? Menpora via Bopi kan?,” katanya.
Menurut Budi, ada tendensi yang lain yang membuat menteri asal PKB itu untuk menunda KLB PSSI. ”Jadwal kongres ini sudah ditetapkan sejak bulan Januari lalu, jadi tidak bisa seenaknya menunda Kongres,” ujarnya.
”Justru yang saya pertanyakan itu adalah, ada agenda apa sebenarnya Menpora kok PSSI terus yang diobok-obok. ISL Diundur, terus sekarang mencoba Kongres mau coba dijegal oleh Menpora. Ini ada apa sebenarnya?,” tanyanya.
Sebelumnya, Menpora meminta kepada pihak PSSI untuk menunda penyelenggaraan KLB yang mengagendakan pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketum dan anggota Executive Committee (Exco) itu, dengan alasan waktu penyelenggaraan KLB berdekatan dengan penyelenggaraan SEA Games 2015 Singapura pada Juni mendatang.
Artikel ini ditulis oleh:

















