Jakarta, Aktual.co — Jubir Jaringan Aksi Alumni UI (JAK UI) Heru Cokro mengatakan akan menggalang aksi untuk menyadarkan pemerintahan Joko Widodo terhadap kondisi Indonesia bersama kampus-kampus lainnya. Ia menilai Presiden telah melakukan pembiaran hingga menganggap tidak ada persoalan apapun yang membelit negara.
“Tujuan kita memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa ada kecendrungan yang harus kita cermati dari pemerintahan sekarang,” ujar Heru di Jakarta, Jumat malam (27/3).
Menurutnya, pembiaran pemerintah atas permasalahan negara membuat kegelisahan masyarakat semakin tidak terbendung dan mendorong untuk merespon persoalan itu.
“Misalkan pembiaran terhadap korupsi menurut kita menggelisahkan artinya presiden harus melakukan sesuatu untuk itu,” katanya
Heru menuturkan harga yang semakin tinggi juga harus jadi konsen kita bersama. Kemudian proses demokratisasi makin lama makin tidak kondusif itu sebenarnya juga harus dijadiakan kepedulian terhadap masyarakat.
“Itu juga yang kemudian kita coba gaungkan terus menerus dan kita sampaikan karena seolah-olah banyak komponen masyarakat yang merasa bahwa semuanya baik-baik saja, dan semua komponen mahasiswaa bergerak dan kemudian ada respon dari pemerintah dalam perbaikan itu itu sudah keberhasilan buat kita,” kata Heru
Sementara itu, Heru mengaku, akan terus mengadakan konsolidasi dan gelar aksi sebagai bentuk penyadaran terhadap pemerintah dan menjawab kegelisahan masyarakat.
“Konsolidasi ini terus kita lakukakan sebagai contoh kita bertemu mantan Ketua UGM, Mantan Ketua BEM UNJ, Mantan Ketua BEM IPB, dan kita ingin ini bergulir kekmpus lain,” katanya lagi
“Yang kami targetkan bukan aksi besar-besaran tapi kesadaran, aksinya untuk melakukan penyadaran sebagai tuntuntan terhadap pemerintah dari kegelisahan. Semoga pemerintah merespon,” tambahnya
Artikel ini ditulis oleh:

















