Jakarta, Aktual.co — Peran lucu penyanyi senior, Titiek Puspa di pagelaran wayang orang berjudul “Lahirnya Parikeset” tak hentinya mengocok isi perut penonton. Pasalnya, kedua artis beda usia tersebut saling menghibur tamu dari Mancanegara yang menyaksikkan pertunjukkan tersebut.
“Pertama aku bangga bisa bermain dengan hebat di pagelaran ini. Udah gitu, yang nonton bukan cuma orang Indonesia. Dari Amerika, Eropa, sampai Asia datang, ” beber Titiek Puspa, ditemui di TIM Cikini Jakarta Pusat.
“Sudah jelas ada pesan moral, misal saja soal tata krama, terus saling menolong, kemudian bagaimana kita harus jujur. Apalagi jika dikaitkan Indonesia situasinya sedang carut-marut seperti, tapi biarlah kalau itu urusan mereka. Buat saya yang terpenting, sekarang ini saya bisa berbuat kebaikan itu aja, ” jelas Titiek Puspa.
Titiek Puspa mengatakan, kekagumannya terhadap putri almarhum Gusdur pun dengan lantang diucapkan saat Inayah Wahid melakukan aksinya di atas panggung..
“Dalam cerita ini dia sebagai duta cinta. Apalagi sekarang cinta di Indonesia itu sudah banyak diracuni. Makanya aku senang ketika dia bilang, aku bangga jadi anak Indonesia.”
“Intinya yang saya sampaikan disini. Saya tidak ingin ke depan melihat generasi muda keracunan sesuatu yang membuat mereka lupa berbuat kebaikan untuk negara ini, ” tuntas Titiek Puspa.
Artikel ini ditulis oleh:

















