Jakarta, Aktual.co — Seorang anak lelaki presiden terguling Ukraina Viktor Yanukovich, tenggelam setelah mobil yang ia kendarai tercebur di danau es Siberia, kata seorang asisten Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov.
Otoritas di Rusia, tempat Yanukovich tinggal dengan sebagian besar anggota keluarganya sejak protes menentang kebijakannya yang pro-Moskow memaksanya turun jabatan pada Februari 2014, belum memberikan konfirmasi mengenai kematiannya.
Asisten Avakov, Anton Herashchenko mengatakan dalam akun Facebooknya bahwa anak lelaki bungsu Yanukovich bernama Viktor meninggal pada Minggu (22/3) di Danau Baikal.
Kendaraannya memecahkan lapisan es dan terbalik pada sisi pengemudi. Lima penumpang mobil selamat dan “empat diantaranya bahkan kaki merekapun tidak basah,” kata Herashchenko, dikutip Reuters, Senin (23/3).
Viktor (33) yang merupakan penggemar balap mobil dan memimpin Asosiasi Otomotif Ukraina saat ayahnya masih berkuasa, tidak berhasil melepaskan sabuk pengaman tepat pada waktunya untuk keluar, imbuh dia.
Nestor Shufrych, perwakilam Blok Oposisi dalam parlemen Ukraina serta bekas sekutu Yanukovich membuat pernyataan serupa dalam akun Facebooknya.
Di Moskow, Kremlin menolak berkomentar mengenai tragedi tersebut.
“Saya tidak mempunyai informasi mengenai masalah ini,” kata juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov.
“Saya tidak bisa membantah atau mengkonfirmasi (laporan itu).” Harian Life News yang memiliki hubungan baik dengan otoritas penegak hukum Rusia mengutip sumber-sumber yang mengatakan jasad Viktor telah diterbangkan dengan pesawat carter untuk dikebumikan di semenanjung Laut Hitam, Krimea, yang dicaplok oleh Rusia dari Ukraina pada 2014.
Keluarga Yanukovich diketahui memiliki beberapa properti di Krimea.
Artikel ini ditulis oleh:
















