Kuala Lumpur, Aktual.com – Mantan perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menganggap Perdana Menteri Malaysia yang baru dilantik Minggu (1/3) pagi tadi, Muhyiddin Yassin tak mendapat dukungan mayoritas parlemen.
Bahkan Mahathir mengatakan Muhyiddin adalah pengkhianat partai dan negara yang sebenarnya.
“Azmin Ali mempunyai agenda tersendiri, tetapi pengkhianat sebenarnya adalah Muhyiddin yang memang bercita-cita untuk menjadi Perdana Menteri,” ucap Mahathir dalam jumpa pers yang dilangsungkan sebelum pelantikan Muhyiddin di Istana Negara pada Minggu (1/3) pagi, dikutip kantor berita Bernama.
Mahathir mendorong anggota parlemen untuk mengajukan mosi tidak percaya terhadap Presiden Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) itu.
Sementara itu Wakil Presiden Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), Datuk Seri Mukhriz Mahathir menyifatkan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin mengkhianati persaudaraan yang terjalin sejak mereka saling mengenali.
Menurut Mukhriz, tindakan Presiden Bersatu itu juga dianggap mengkhianati kesetiaan yang diberikan kader partai terhadapnya.
“Kini apabila nafsu mengatasi prinsip, kesetiaan dan persaudaraan dikhianati,” tulisnya di laman Facebook Mukhriz Mahathir FC hari ini.
Menteri Besar Kedah itu mengingatkan kembali peristiwa di mana dirinyalah yang paling awal menemui Muhyiddin usai dipecat sebagai Wakil Perdana Menteri oleh Perdana Menteri ketika itu, Datuk Seri Najib Razak.
“Saya antara satu dua pemimpin UMNO tahun 2015 yang menziarahi Muhyiddin apabila Najib memecatnya sebagai TPM kerana mempersoalkan dana RM2.6 bilion yang masuk akaun peribadi Najib,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:















