Jakarta, Aktual.co — Pendeta Gomar Gultom menilai tidak melihat kasus prostitusi artis sebagai hal paling penting yang harus diperhatikan masyarakat.
Ia pun menyayangkan sikap Wakil Presiden, Jusuf Kalla, yang ikut mengomentari isu tersebut.
“Apa urgensinya kita ribut-ribut soal PSK? Sampai-sampai Wapres ikut berkomentar terkait hal itu,” ujar dia, dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Rabu (13/4).
Ia bahkan memiliki kekhawatiran, bahwa isu prostitusi tidak hanya menjadi pengalih perhatian, tapi bisa juga menjadi bahan untuk mengkriminalisasikan seseorang dengan mengaitkannya pada hal-hal berbau pelanggaran moral, atau wanita seperti yang menimpa mantan Ketua KPK Antasari Azhar.
“Saya khawatir ada maksud terselubung atau mungkin ada yang mau dikriminalisasi dengan mengaitkannya pada PSK,” katanya.
Sementara itu, Budayawan Romo Benny Susetyo menduga prostitusi artis masuk bagian “agenda setting” guna mengalihkan isu utama, yang lebih substansial mengenai penegakan hukum yang bersih.
“Prostitusi itu masuk dalam ‘agenda setting’ sehingga orang-orang tidak melihat isu utama yang lebih substansial yaitu tentang bagaimana mewujudkan sebuah penegakan hukum yang bersih,” kata dia.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby

















