Kupang, Aktual.co — Sebuah pesawat tanpa awak (drone) yang jatuh di hutan Tiluwata, Desa Bondologil, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghebohkan warga setempat,karena jaraknya cukup jauh dari Tambolaka, ibu kota kabupaten itu.
Sekretaris Daerah Sumba Barat Daya Antonius Umbu Zaza yang dihubungi, Jumat (6/3) mengatakan, pihaknya belum mengetahui siapa yang menerbangkan pesawat tanpa awak tersebut.
Dia mengatakan, drone ditemukan oleh Bani Niga, 39, dan Agustinus Ngongo Bili, 36 asal Desa Totok pada pertengahan Februari lalu ketika sedang berburu hewan liar. Pesawat tanpa awak itu berwarna putih dan memiliki empat baling-baling.
“Belum ada laporan drone membawa kamera digital maupun chip memori. Pasalnya sampai saat ini aparat keamanan belum memeriksa temuan tersebut,” katanya.
Awalnya, tambah Umbu Zaza, warga menduga benda yang ditemukan itu bom karena lampu drone masih menyala. Karena takut meledak, warga kemudian membuangnya ke semak. Namun mereka kemudian memungutnya kembali dan membawa pulang ke rumah.
Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) El Tari Kupang, Kolonel Penerbang Andi Wijaya yang dihubungi pada kesempatan terpisah membenarkan jatuhnya pesawat tanpa awak di Sumba Barat Daya (SBD). “Saya sudah memerintahkan anggota untuk mengecek pesawat tersebut,” katanya. Setelah dicek oleh anggota dan mengirim foto pesawat itu. Menurut dia, drone yang jatuh itu adalah pesawat remote kontrol jenis Phantom 3 yang dilengkapi dengan kamera di bagian bawahnya.”Ternyata hanya pesawat remote kontrol yang sering dimainkan oleh pecinta pesawat itu,” katanya. Namun, dia mengaku belum mengetahui siapa yang menerbangkan drone itu, dan dari mana asalnya. “Pesawat itu sudah diamankan oleh kepolisian setempat,” katanya. Dia membantah jatuhnya drone tersebut, ada hubungannya rencana pemerintah Indonesia mengeksekusi mati dua terpidana ‘Bali Nine’.
“Tidak ada hubungannya dengan ‘Bali Nine’. Karena pesawat itu hanya mampu terbang selama 20-30 menit di udara,” tambahnya
Artikel ini ditulis oleh:














