Jakarta, Aktual.co — Kementerian Koperasi dan UKM memprioritaskan penaikan kelas usaha bagi wirausaha baru dalam program Gerakan Kewirausahaan Nasional atau GKN 2015. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso Budi Susetyo di Jakarta, Jumat (6/3) mengatakan, orientasi GKN pada 2015 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Penciptaan wirausaha baru masih tetap kami laksanakan, tapi mulai tahun ini kami akan memprioritaskan kepada upaya peningkatan kapasitas usaha agar terjadi kenaikan kelas wirausaha,” katanya.

Hal itu bukan berarti kementeriannya banting setir dari menciptakan wirausaha baru menjadi menaikkan kelas dan skala usaha wirausaha semata. Sebab berbagai program bagi wirausaha pemula akan tetap dilanjutkan meski sejumlah program baru pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha mulai dirintis.

Sampai akhir 2014, program GKN yang disinergikan pelaksanaannya dengan instansi lain berhasil mendongkrak jumlah wirausaha hingga berjumlah 1,65 persen dari total populasi masyarakat di Tanah Air. Pihaknya akan mengembangkan program-program yang bisa mendorong wirausaha untuk naik kelas.

Program pemberian bantuan modal, kata dia, akan tetap dilakukan, tapi dengan menyertakan program pendampingan di dalamnya. Pihaknya akan menggelar acara puncak GKN pada 12 Maret 2015 di Gelora Bung Karno Jakarta dengan melibatkan para pemangku kepentingan lain termasuk BUMN dan swasta.

“Kami juga akan terus melakukan ‘road show’ ke kampus-kampus untuk menyasar segmen kelompok strategis dan generasi muda,” katanya.

GKN digaungkan di kampus-kampus di berbagai provinsi di antaranya di Bali (Universitas Udayana dan Universitas Ngurah Rai), Bandung (ITB), dan Malang (Universitas Brawijaya). Prakoso berharap dengan perubahan orientasi GKN itu yang lebih memprioritaskan pada peningkatakan kapasitas usaha akan mendorong lebih banyak wirausaha binaannya naik kelas ke skala usaha yang lebih tinggi, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Pengangguran bisa berkurang dan taraf hidup masyarakat meningkat lebih sejahtera,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh: