Jakarta, Aktual.co — Jelang eksekusi dua terpidana mati kasus penyelundupan narkoba dari Indonesia ke Australia atau di kenal dengan ‘Bali Nine’, empat petinggi lembaga hukum di Indonesia melakukan pertemuan di gedung Kementerian Hukum dan HAM, Kamis (5/3).
Empat pimpinan yang hadir adalah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri, Komjen Pol Badrodin Haiti serta Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Tedjo Edi Purjidjatno.
Dalam pertemuan tertutup ke-empat pimpinan membahas sejumlah agenda terkait eksekusi mati kasus jaringan narkotika internasional duo ‘Bali Nine’, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, yang bakal dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan.
“Biasa saja, nggak ada yang spesial. Intinya mengenai penataan Nusakambangan,” ungkap Jenderal Moeldoko usai pertemuan.
Meski begitu, anggota TNI bintang empat itu enggan menjelaskan lebih rinci lagi mengenai masalah tersebut. Jenderal Moeldoko malah mengatakan permasalah di luar kasus ‘Bali Nine’.
“Nanti Menko Polhukam yang menjelaskan. Pembahasan kedua, bagaimana penyelesaian kasus di Poso,” ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby












