Malang, Aktual.co — Zephany Nurse, seorang gadis dari Afrika Selatan kini kembali ke pelukan orang tuanya Morne dan Celeste Nurse, setelah 17 tahun berpisah. Zephany diculik oleh seorang yang tak dikenal saat ia baru saja dilahirkan di rumah sakit Cape Town pada tahun 1997 lalu.

Sejak Zephany diculik 17 tahun silam, dan tidak ditemukan informasi terkait dirinya lagi, pihak aparat Kepolisian setempat sudah putus asa menyelidiki kasus tersebut. Andre Taut, juru bicara Kepolisian Afrika Selatan, menyebutkan, bahwa pihaknya tak lama ini berhasil menangkap seorang wanita yang diduga adalah penculik Zephany saat masih bayi.

CNN melaporkan, kisah Zephany Nurse kembali kepada orang tua biologisnya ini setidaknya menggemparkan publik di Afrika Selatan. Pasalnya, Zephany dipertemukan kembali oleh orang tuanya dalam sebuah kejadian yang tidak disengaja.

Salah seorang siswi di tempat Zephany bersekolah yang mampu memecahkan tragedi selama 17 tahun itu. Siswi tersebut tak lain adalah adik kandung Zephany atau anak kedua pasangan Morne dan Celeste Nurse yang lahir empat tahun, setelah kelahiran Zephany.

Ketika berada di sekolah, adik Zephany merasa ada seseorang yang mirip dirinya, dan akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menjadi teman akrab.

Ia pun akhirnya melaporkan kepada Morne bahwa di sekolah tempat ia belajar ada seseorang gadis yang mirip dengan dirinya. Kesempatan itu tidak di sia-siakan oleh sang ibu untuk menemui gadis tersebut.

Naluri sang ibu terhadap anak kandungnya sungguh besar, ia melihat ada persamaan antara Zephany yang tak pernah ditemuinya selama 17 tahun dengan dirinya dan adiknya.

Tak ingin kehilangan untuk kedua kalinya, Morne dan Celeste Nurse akhirnya menghubungi polisi dan meminta dilakukan tes DNA. Dan, hasilnya positif, Zephany adalah bayi yang raib dari ‘gendongannya’ usai ia dilahirkan.

Orang tua biologis Zephany dalam sebuah wawancara di media lokal mengatakan, selama bertahun-tahun bahwa mereka tidak pernah kehilangan harapan untuk menemukan bayinya yang hilang.

Zephany juga merilis pernyataan resminya melalui Pusat Hukum Anak, yang mewakili dirinya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukung saya melalui ini, untuk terus berdoa dan tidak pernah menyerah pada mencari saya. Saya dalam keadaan baik-baik saja,” kata Zephany, demikian dilansir dari CNN.

Artikel ini ditulis oleh: