Semarang, Aktual.co — Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (Hima BK) Universitas PGRI Semarang (Upgris) tahun 2015 menggalang kegiatan kepramukaan melalui kursus pembina mahir tingkat dasar (KMD) periode 2015-2016. Kegiatan yang dilaksanakan selama seminggu, dimulai sejak tanggal 2-6 Maret 2015.

Imada Wahyu Syahputra, Ketua umum Hima BK Upgris mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 205 peserta dari jurusan BK Upgris.

“Peserta dipungut biaya pendaftaran Rp460ribu dengan rincian Rp200 ribu diberikan ke Kwarcab Kota Semarang sisanya untuk penyelengaraan acara (konsumsi, perlengkapan) yang dikelola panitia,” kata Imada,  Rabu (4/3/2015).
 
Imada menyebutkan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama sepekan. Sesi pertama tiga hari dilaksanakan di kampus Upgris. Sedangkan, satu hari dilaksanakan di lapangan tembak Arhanud Meteseh Semarang berupa outbond dan api ungun.
 
Peserta kali ini , menurut dia, begitu antusias. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peserta yang sudah memahami akan kursus pramuka yang diadakan organisasinya tersebut.

“Peserta mulai memahami akan makna Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana (Gerakan Pramuka), sebagai salah satu wadah pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia generasi muda melalui kepramukaan,”sebutnya.
 
Sementara itu,  Ketua Panitia, Ilman Agnia menyebutkan, tujuan diadakan acara KMD adalah untuk memberi bekal pengetahuan dasar dan pengalaman praktis membina Pramuka.

“Melalui Kepramukaan dalam Satuan Pramuka ialah Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak dan Racana Pandega,” katanya lagi.
 
Ilman mengatakan, adapun syarat peserta KMD dapat diikuti oleh semua anggota dewasa Gerakan Pramuka

“Yaitu Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang membantu membina Satuan Pramuka serta anggota masyarakat dewasa yang memenuhi persyaratan,”ungkapnya
 
Adapun syarat tersebut diungkapkan Ilman, meliputi: sehat rohani dan jasmaniya, bersedia dan sukarela menjadi Pembina Pramuka, berpendidikan formal minimal setingkat SMU dan mendapat rekomendasi dari Gudep/Kwartir.
 
“Selain itu telah berusia sekurang-kurangnya 19 tahun, bersedia mengikuti KMD secara penuh, bersedia membayar biaya kursus dan mengisi formulir biodata,” sebutnya.

Artikel ini ditulis oleh: