Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR I Putu Sudiartana menyatakan pintu Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Krobokan, Kabupaten Badung, Bali, belum dilengkapi dengan pemindai sinar X sehingga rawan penyelundupan barang berbahaya ke dalam lapas tersebut.
“Pintu masuk lapas tidak dilengkapi dengan X-ray dan hanya mengandalkan sistem manual sehingga pengawasan kurang maksimal dan berpotensi terjadi penyelundupan barang berbahaya ke dalam lapas,” katanya saat melakukan kunjungan ke Lapas Krobokan, Kabupaten Badung, Selasa (3/3).
Selain itu, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat itu juga meninjau sejumlah fasilitas pelayanan di lapas terbesar di Pulau Dewata itu.
Dia akan segera menyampaikan kondisi dan kekurangan di lapas tersebut untuk mendapat bantuan secepatnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyerap aspirasi para pegawai di Lapas Krobokan yang gajinya masih standar dan kekurangan mobil untuk melayani para warga binaan yang sakit.
Dia berharap pemerintah segera meninjau dan memberikan bantuan di Lapas Krobokan terkait pengamanan dan keamanan di lapas tersebut.
Selain itu, dia juga berharap karena Lapas Krobokan berada dekat dengan daerah parwisata harus mendapatkan pelayanan yang optimal agar tidak mencoreng nama baik Bali.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby

















