Jakarta, Aktual.co — Pengunduran diri Dradjad Wibowo dan Tjatur Sapto Edy dari dunia politik pascakongres PAN mengagetkan sejumlah tokoh politik Indonesia.
Satu diantaranya, Mantan Ketua MK Mahfud MD. Mahfud menyatakan dalam akun twitternya @mohmahfudmd, secara pribadi ia kenal baik dengan Dradjad dan Tjatur. Dimatanya, keduanya adalah politisi muda yang baik, jujur, sportif, dan bisa diharapkan.
“Menurut saya kalau Drajat mundur dari politik, bukan hanya PAN yang rugi tapi juga dunia politik Indonesia. Ia adalah politisi yang berprinsip bersih,” cuitan Mahfud, Selasa (3/3).
Selain itu, Mahfud juga mempertanyakan mundurnya dua politisi PAN ini, “Tjatur adalah kader PAN yang dekat Amien Rais. Dia politisi muda yang lincah mengemban misi partainya. Mengapa pasca kongres mereka mundur?” tanyanya.
Mahfud juga berasumsi, ada yang salah dalam politik kita dewasa ini. Karena setiap selesai kongres/muktamar/munas selalu ada tokoh terbaik partai yang hengkang. Dulu, sambung dia, pada 1950-an, pimpinan selalu lahir karena permintaan yang masif dari bawah dan tanpa tim sukses, setelah pimpinan terpilih semua membantu.
“Kongres telah memilih Zulkifli secara sah dan demokratis (menurut mereka). Lalu mengapa mereka tidak terus membantu Zulkifli berkhidzmah melalui PAN?,” tulisnya lagi.
“Mas Dradjad dan Mas Tjatur, perpolitikan kita yang buram masih perlu kehadiran anda untuk memperbanyak jumlah politisi-politisi yang bersih. Mas Dradjad dan Mas Tjatur, mungkin anda takkan bisa mengubah wajah perpolitikan kita yang becek, tapi minimal bisa menjadi penanda: masih ada,” demikian Mahfud.
Artikel ini ditulis oleh:

















