Malang, Aktual.co — Kepolisian Los Angeles, Amerika Serikat akhirnya menembak mati seorang tunawisa di kawasan Skid Row, kamp tunawisma di pusat LA, Senin (2/3). Aksi penembakan tersebut setidaknya terekam dalam sebuah video yang diunggah di akun Facebook.
Dalam video tersebut menunjukkan adanya perjuangan seorang pria yang sedang berjibaku dengan petugas kepolisian setempat.
BBC melaporkan, bahwa polisi terpaksa melepaskan tembakan setelah pria yang belum teridentifikasi itu mengambil pistol dari seorang petugas.
Saksi mata yang ada di lokasi, mengungkapkan, korban adalah pria Afrika yang saat ini menjadi tunawisma setelah mengalami terapo kejiwaan.
Pihak Kepolisian LA menerangkan, bahwa pada awalnya petugas mendapat laporan adanya perampokan yang dilakukan oleh para korban. Menerima laporan tersebut, petugas langsung bergerak ke lapangan untuk menyelesaikannya.
“Dia melawan dan memilih melanjutkan perlawanan dengan aparat,” kata Komandan Polisi LA, Andrew Smith.
Komandan Smith menyebutkan, bahwa tiga Perwira termasuk seorang Sersan, diakuinya telah menembakkan senjata guna membela diri. Mengomentari video amatir tersebut, ia mengatakan, “Video ini menggangu, ini sebuah tragedi,” kata Smith.
Ina Murphy yang tinggal di Apartemen dekat lokasi penembakan menuturkan, bahwa korban diketahui selama 10 tahun menjalani terapi kejiwaan. Warga Skid Row itu juga mengatakan selama ini ia tidak pernah melakukan tindak kekerasan.
Penembakan pria kulit hitam di ‘Negeri Paman Sam’ pada tahun lalu, menimbulkan reaksi protes warga. Beberapa jam usai penembakan terjadi, media sosial pun ramai mengomentari hal ini. Hastag #LAPDShooting saat ini sedang tren di Twiteer Amerika Serikat.
Artikel ini ditulis oleh:

















