Jakarta, Aktual.co — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan PT Pertamina (persero) tidak pernah memenangkan tender di Indonesia bagian Timur. Hal ini disebabkan fasilitas dan infrastruktur Pertamina belum memadai.

“Laporan yang saya terima, selama ini Pertamina tidak bisa menangkan tender menyuplai BBM ke industri di Indonesia Timur,” kata Rini di Kementerian ESDM, Rabu (13/5).

Maka dari itu, Pertamina berinisiatif menggandeng perusahaan swasta nasional yakni PT Adaro Energy Tbk dengan tujuan meningkatkan  pasar Pertamina selama ini.

Dalam pelaksanaannya Pertamina akan menggunakan fasilitas Adaro menampung BBM yang berada di wilayah Indonesia Timur, dengan begitu Pertamina tidak perlu mengambil pasokan BBM dari Pulau Jawa untuk  kebutuhan Indonesia bagian timur.

“Dengan kerjasama ini diharapkan bisa mengembangkan pangsa pasar Pertamina,” ungkap Rini.

Untuk tahap awal Pertamina akan memasok BBM ke Adaro sebesar 550 ribu Kiloliter, selanjutnya suplai BBM akan semakin besar sesuai kebutuhan Indonesia bagian Timur. Nilai Kerjasama Pertamina dan Adaro mencapai Rp7 triliun per tahun, selama 10 tahun

“Dengan kerjasama ini Pertamina bisa mengurangi cost distribusi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka