Semarang, Aktual.co — Festival durian Sri Pudang Rogoselo di Kabupaten Pekalongan yang dihelat setiap tahun selalu meriah. Panitia menyediakan durian gratis sebanyak 1.000 buah bagi pengunjung. Pengunjung rela berdatangan dari berbagai daerah menyaksikan pembukaan yang dimulai pukul 07.00 WIB tadi.
Tak kalah ketinggalan gunungan durian menandai pesta budaya masyarakat setempat dan warga sekitar Pekalongan mewarnai aksi saling berebut. Mereka rela berdesak-desakkan mengambil durian yang penuh duri tajam.
Tokoh agama Desa Rogoselo, M Luthfi Kariem sekaligus panitia mengutarakan, festival durian Rogoselo baru dihelat beberapa tahun belakangan, dibandingkan festival durian Lolong yang lebih lama.
“Kita belum berani patok tarif bagi pengunjung. Yang penting masyarakat sini ramai didatangai pengunjung dulu,” ucap dia, Minggu (1/3).
Meski begitu, kata dia, festival durian di desanya bertujuan mendatangkan pengunjung sekaligus sebagai ajang promo.
Menurut dia, rasa durian Rogoselo tak kalah enak dan manis yang konon durian Lolong jauh lebih enak.
“Rasa durian Rogoselo manis, pahit dan pedas, sebetulnya tak jauh beda dengan durian Lolong, Karanganyar,” ucap dia.
Festival durian Rogoselo tak jauh kalah berbeda dengan festival durian Lolong Kecamatan Karanganyar yang berlangsung pada 8 Maret mendatang. Hanya saja pengunjung dipatok tarif Rp85 ribu.
“Jumlah durian sama 1.000 seperti di Rogoselo. Pengunjung pun sepuasanya makan durian, namun bayar segitu saja ,” timpal Lutfi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby