Jakarta, Aktual.co — Kapal gabungan satuan ke-33 milik Republik Iran, yang terdiri dari Kapal Tempur Naghdi dan Kapal logistik Bandar Abbas, berkunjung ke Indonesia dan telah tiba di Terminal Dua Tanjung Priok, Jakarta.
Hal itu disampaikan dalam keterangan pers dari Kedutaan Besar Iran di Indonesia yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/2).
Kunjungan kapal-kapal tempur Iran itu merupakan kunjungan kedua kalinya ke Indonesia. Kunjungan pertama dilakukan pada tahun 80an.
Sebelum ke Indonesia, kapal-kapal tersebut sepanjang perjalanan dari Iran telah melewati Teluk Aden dan melakukan operasi tempur terhadap pembajak laut, serta mengunjungi dua negara, yaitu India dan Srilanka.
Kapal gabungan yang membawa sejumlah mahasiswa Akademi Angkatan Laut Iran itu akan berada di Jakarta selama tiga hari.
Kehadiran Angkatan Laut Republik Iran di perairan internasional serta kunjungannya ke negara-negara sahabat bukan untuk pertama kalinya.
Kedua kapal Iran yang berangkat dari pelabuhan Bandar Abbas itu mempunyai misi operasi, latihan dan pendidikan.
Kapal-kapal tempur Angkatan Laut Iran datang dengan misi pardamaian serta melakukan operasi tempur terhadap pembajak laut dan menjaga keamanan kapal-kapal komersial Iran dan negara-negara lain yang sering berada di perairan internasional.
Dalam operasi dan latihan kali ini, Republik Indonesia dipilih sebagai salah satu negara yang dikunjungi dengan beberapa alasan.
Pertama, Republik Indonesia merupakan salah satu negara sahabat bagi Republik Iran.
Kedua, dalam beberapa tahun belakangan ini, pejabat militer kedua negara saling mengunjungi, salah satunya kunjungan Kepala Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Habibullah Sayyari ke Indonesia pada 2013.
Alasan ketiga, Angkatan Laut Iran ingin berbagi pengalaman dengan negara-negara sahabat, seperti Republik Indonesia.
Artikel ini ditulis oleh:















