Jakarta, Aktual.co — Indonesia menjadi negara produsen CSPO (minyak kelapa sawit berkelanjutan bersertifikat) yang menyumbang 51 persen dari total produksi CSPO global.

“Volume CPSO secara global dari Januari hingga 7 Mei tahun ini mencapai satu juta ton lebih dan Indonesia menjadi negara terbesar memproduksi minyak kelapa sawit berkelanjutan bersertifikat,” kata Direktur Roundtable on Sustainable Palm Oil Indonesia Desi Kusumadewi saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (12/5).

Menurut dia, dengan capaian itu seharusnya menjadikan Indonesia sebagai kiblat bagi negara lain, bagaimana berkomitmen untuk membangun industri kelapa sawit yang berkelanjutan.

Roundtable on Sutainable Palm Oil adalah perkumpulan para pemangku kekuasaan yang bergerak di industri kelapa sawit, mulai dari perkebunan, pabrik.

Mereka mencoba memecahkan masalah lingkungan, sosial yang sering meliputi industri kelapa sawit.

“Sebanyak 54 persen masalah penebangan hutan secara liar, 26 persen emisi gas dan masalah sosial lainnya menjadi masalah utama yang sering disandingkan dengan industri kelapa sawit,” kata Desi.

Untuk itu, dengan adanya sertifikat kelapa sawit berkelanjutan, menjamin bahwa industri yang dijalankan tidak memakai lahan yang ilegal, tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka