Jakarta, Aktual.co —Rencana Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, untuk membangun lima kolam penampungan air untuk mencegah banjir masih berjalan lambat.
Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Tangerang Mulyadi mengatakan baru satu kolam yang segera terealisasi.
“Yakni di Kecamatan Solear,” kata dia, di Tangerang, Rabu (25/2).
Prosesnya saat ini sudah memasuki memasuki tahap pembebasan lahan, sehingga perlu koordinasi dengan aparat Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.
Kolam di Solear akan dikerjakan mulai pertengahan April tahun ini, untuk menahan genangan air di badan jalan dan perkampungan penduduk.
Dia mengklaim pembuatan kolam itu sudah melalui perencanaan matang dengan melibatkan pihak swasta serta tenaga teknis dari perguruan tinggi.
Pembuatan kolam itu, ujar dia, juga disesuaikan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanceuri dan DAS Ciranjieun yang sering meluap saat musim hujan.
Kolam dibuat dengan berbagai pertimbangan teknis, ekonomis, serta konservasi sungai, agar air yang melimpah ketika hujan dapat ditampung.
Diakui Mulyadi, rencananya kolam akan dibangun di lima lokasi. Yakni di Kecamatan Solear, Jambe, Tigaraksa, Gunung Kaler dan Cikupa.
Nantinya, kolam yang dibangun memiliki luas bervariasi, dengan kedalaman mencapai 10 meter agar menampung air hujan lebih banyak. Kolam juga akan difungsikan untuk objek wisata, dan sumber air baku pertanian tanaman palawija bagi warga sekitar.

Artikel ini ditulis oleh: