Jakarta, Aktual.co — Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta versi Muktamar Surabaya akhirnya menetapkan Abdul Aziz sebagai ketua formatur terpilih periode 2015-2020.
Dalam sambutannya setelah terpilih, Azis mengatakan akan segera menyusun kepengurusan dalam waktu singkat, guna mempercepat program-program partai yang sudah dirancang.
“Dan telah merumuskan beberapa kebijakan strategis terkait ketetapan-ketetapan Muktamar VIII PPP di Surabaya, pada 15-17 Oktober 2014. Sehingga, wajib dipatuhi seluruh pimpinan, kader, dan anggota PPP DKI,” kata Aziz, Rabu (25/2).
Selain itu, rencana pemenangan Pilkada DKI tahun 2017 juga menjadi prioritas Azis dalam memimpin partai Ka’bah.
“Kami akan melakukan upaya-upaya serius dalam penataan dan peremajaan struktur PPP hingga tingkat ranting dengan memperhatikan aspek sumber daya manusia (SDM), sumber daya keuangan, kearifan lokal, dan kebijakan partai menuju modernisasi PPP,” beber dia.
Tak lupa, eks sekretaris DPW PPP DKI ini mengajak seluruh kader hingga simpatisan agar bersatu dan menjaga soliditas guna membesarkan partai. Apalagi, sesumbarnya, hanya Muktamar Surabaya lah yang diakui negara, menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan HAM (Menkumham) No. M.HH-07.AH.11.01.
“Sehingga, kita bisa kembali bersama-sama memperjuangkan kepentingan umat dan masyarakat luas, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat serta mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang pro umat dan pro rakyat,” tandas Aziz.

Artikel ini ditulis oleh: