Jakarta, Aktual.co — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan membantah jika dana alokasi Direktorat Keayahbundaan sebesar Rp400 miliar.
“Ngga, bahkan itu alokasinya baru ditentukan Bappenas. Strukturnya aja belum,” kata Anies, di jakarta, Rabu (25/2).
Anis menyebutkan bahwa rencana pembentukan Direktorat Keayahbundaan sebagai rujukan orangtua dalam mencari bahan membimbing anak-anak.
“Intinya trisentra pendidikan adalah sekolah, keluarga dan lingkungan. itu prinsip yang kita bawa dari Ki Hajar Dewantara. Keluarga adalah pendidik yang penting sekali, selama ini orang tua selalu mencari rujukan kemana mau mencari bahan untuk membimbing dan mendidik anak-anaknya, nah Kementrian Pendidikan bukan sekedar kementrian persekolahan, tapi membantu orangtua untuk bisa mendapatkan bahan-bahan itu,” ujar Anies, di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu (25/2).
Menurutnya, rencana program tersebut berbeda dengan program dari kementrian lain yang berhubungan dengan pengasuhan orangtua. “Yang mengerjakan sudah banyak, BKKBN ada program untuk orangtua tapi orientasinya itu kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan juga ada program. Nah Kementrian Pendidikan akan menjadi semacam simpul dimana kita mengumpulkan bahan-bahan dari pengalaman kepada orangtua dari pengalaman kementerian-kementerian lain,” katanya.
Anies mengaku, pembentukan direktorat keayahbundaan untuk menjadi bahan belajar bagi orang tua bukan mendidik orang tua.
Artikel ini ditulis oleh:















