Jakarta, Aktual.co —  Pada hari ini, Selasa (12/5), PT Angkasa Pura (AP) I menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjelaskan pencapaian kinerja perseroan salama setahun terakhir.

“RUPS kali ini juga sebagai pertanggungjawaban tentang pelaksanaan program transformasi perusahaan sebagaimana kontrak manajemen yang kami tanda tangani pada 23 Juli 2010 silam,” ujar Direktur Utama PT AP I, Tommy Soetomo di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, tahun 2014 menjadi tahun pemenuhan janji-janji perseroan kepada pemegang saham. Dimana tiga bandara utama yang dikelola AP I telah rampung dikembangkan di tahun 2014. Tiga bandara tersebut yakni Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

“Pembenahan ketiga bandara tersebut telah memberikan hasil nyata. Seperti adanya peningkatan pendapatan yang sangat signifikan, khususnya pendapatan non-aeronautika yang meningkat 337 persen selama kurun waktu 2010 hingga 2014 atau rata-rata tumbuh 84 persen per tahun,” kata Tommy.

Di tahun 2014, pendapatan non-aeronautika tercatat Rp 1,9 triliun, naik 79 persen dari Rp1,1 triliun di tahun 2013. Hal tersebut yang mendorong peningkatan laba operasi perseroan sebesar 70 persen, dari Rp693 miliar di tahun 2013 menjadi Rp1,1 triliun di tahun 2014.

Penguatan bisnis non-aeronautika juga dilakukan dengan pembentukan empat anak perusahaan, yakni Angkasa Pura Hotel, Angkasa Pura Property, Angkasa Pura Logistik Supports, dan Angkasa Pura Retail. Hingga akhir 2014, pendapatan operasional anak-anak perusahaan telah mencapai Rp641 miliar.

“Proporsi pendapatan non-aeronautika Angkasa Pura I saat ini telah mencapai 43 persen dari total pendapatan, jauh meningkat dibanding tahun 2010,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka