Jakarta, aktual.com – Direktur Utama (Dirut) PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sunarso menegaskan bahwa untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia selama pandemi Covid-19 haruslah fokus untuk membantu UMKM.
“Selama pandemi covid-19 kita akumulasinya sudah merestrukturisasi lebih dari Rp. 245 Triliun kredit dan terutama itu kredit untuk UMKM, Makanya dari awal pandemi, saya katakan kalau mau selamat ekonomi selamatkan UMKM. Karena itu menjadi fokus dari BRI, maka itu kami fokus pada restrukturisasi pada UMKM,” ucap Sunarso, Kamis (10/2).
Ia menambahkan bahwa akumulasi dari Rp
245 Triliun yang sudah direstrukturisasi dan memiliki posisi kredit tersisa Rp. 156 Triliun dan sudah banyak yang menurun. Dari beberapa posisi tersebut ada yang sudah lunas, ada juga yang mengambil kredit lagi dan lancar, ada yang belum lunas namun statusnya lancar dan ada yang benar-benar tidak bisa diselamatkan.
“Ada juga yang benar-benar tak bisa diselamatkan. Ini yg paling penting, alhamdulillah kita cadangkan lebih, karena yang tak bisa diselamatkan dulu waktu tahun pertama 2,5-3% dan menginjak tahun kedua sampai sekarang 5%. Jadi dari seluruh kredit restrukturisasi yang benar-benar tidak bisa diselamatkan ternyata tidak lebih dari 5%,” ujarnya
Terakhir ia menyampaikan bahwa restrukturisasi di bawah 30% masih termasuk aman karena terdapat cadangan yang sudah disiapkan.
“Artinya bahwa yang kita restrukturisasi itu jika jatuh di bawah 30% saja masih aman karena cadangan sudah kita sediakan, dan dari kondisi itu MPL kita dijaga 3%,” ucapnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















