Jakarta, Aktual.co —Pihak PT. Angkasa Pura II akui beri dana talangan ke pihak Maskapai Lion Air. Dana itu digunakan untuk refund ke penumpang maskapai itu yang gagal terbang lantaran armada delay.
Diakui Direktur Utama PT. Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi menjelaskan pihaknya memutuskan memberi dana talangan, lantaran saat itu situasi di Bandara Soekarno-Hatta kritis. Di mana ribuan penumpang Lion Air yang kecewa akibat gagal terbang, menjadi beringas. Tutur dia, hari itu Rabu (18/2), tidak ada pihak Lion Air yang memberi penjelasan ke penumpang. Sehingga terjadi eskalasi dan tindakan rusuh dari penumpang. Dari mulai memecahkan kaca, perusakan pintu ‘check-in’, sampai pemblokiran apron. 
Mencegah situasi berubah jadi semakin memburuk, ditambah tidak adanya kehadiran petugas Lion Air, pihak AP II lantas berkoordinasi dengan otoritas bandara mengambil inisiatif untuk meredam emosi penumpang. 
Yakni dengan menalangi refund tiket penumpang, karena petugas Lion Air belum juga memberi kepastian.
“Situasi sudah tak kondusif makanya kita segera memberi dana talangan ke penumpang. Dana talangan tidak melanggar aturan,” ujar Budi di Jakarta, Minggu (22/2) Budi kembali menambahkan, “Keputusan (memberi dana talangan) diambil dengan pertimbangan bahwa perlu segera dilakukan upaya pencegahan terjadinya penumpang yang marah yang jumlahnya semakin banyak.” katanya.

Artikel ini ditulis oleh: