Jakarta, Aktual.co — Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terlihat menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ketika dikonfirmasi, Hasto mengaku kedatangannya untuk menayakan seputar daftar pemilih tetap (DPT) yang selalu jadi polemik tiap kali menggelar pemilu, terlebih khusus terkait jelang pelaksanaan Pilkada serentak nanti.
“Kami harap dapat dijalankan lebih demokratis seperti DPT yang selama ini PDIP selalu mengkritisi, ketika kami di pemerintahan kami harap hal teknis dapat lebih dipastikan,” kata Hasto, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/5).
Lanjut dia, PDIP juga akan menawarkan bantuan manakala KPU membutuhkan. Tentunya sesuai dengan koridor PDIP sebagai peserta Pilkada.
“Sebagai peserta di mana parpol sesuai undang-undang Pilkada memilki kewenangan untuk usulkan calon. Kami harap dengan dukungan parpol pelaksanaannya bisa lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, ia memberikan pandangannya terhadap polemik terkait pelaksanan pilkada serentak ini. Kata dia, sesuai dengan undang-undang yang berlaku, peserta Pilkada adalah yang mengantongi SK Menkum HAM. PDIP yang baru saja menggelar kongres IV beberapa waktu lalu dan telah mendaftarkan hasilnya ke Kemenkum HAM.
Pada kesempatan ini pula, Hasto juga akan melaporkan kepengurusan hasil kongres partainya kepada KPU. Sehingga nantinya tinggal mendaftarkan calon kepala daerah saja.
“Kami sampaikan kepengurusan DPP PDIP dan tentu saja kita sampaikan dukungan kepada KPU dalam penyelenggaraan pilkada serentak,” pungkas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang