Dakwah subuh Ustadz Abdul Somad di Masjid Agung Al-Anwar Marabahan, Sabtu (16/4/2022). (ANTARA/HO-Prokopimda Batola)

Jakarta, Aktual.com, – Kementerian Dalam Negeri Singapura akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi alasan mereka menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di negara tersebut.

Berikut beberapa alasannya seperti dilansir dari situs resmi Kemendagri Singapura.

1. UAS Dianggap Sebarkan Ajaran Ekstremis dan Segregasi

UAS dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima dalam masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura.

Misalnya, Somad telah mengkhotbahkan bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi “syahid”.

2. UAS Merendahkan Agama Lain dan Menyebut non-Muslim Kafir

UAS juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen, dengan menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal “orang kafir”.jin (roh/setan)”.

Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non-Muslim sebagai “kafir” (kafir).

Kemedagri Singapura mengungkapkan Masuknya seorang pengunjung ke Singapura bukanlah otomatis atau hak. Setiap kasus dinilai berdasarkan kemampuannya sendiri.

Menurut mereka UAS berusaha memasuki Singapura dengan pura-pura untuk kunjungan sosial

Pemerintah Singapura memandang serius setiap orang yang menganjurkan kekerasan dan/atau mendukung ajaran ekstremis dan segregasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Dede Eka Nurdiansyah