Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana Adia mempertanyakan kemampuan Angkasa Pura II perihal kesiapan bandara terkait penanganan keselamatan.
Yudi menilai upaya penyelamatan dari sistem ‘rescue’ di bandara masih buruk. Buruknya penyelamatan yang ada di Indonesia saat kejadian kecelakaan pesawat di sekitar bandara, mengakibatkan banyaknya penumpang yang menjadi korban.
“lalu kalau demikian bagaimana kesiapan bandara-bandara berkaitan penanganan rescue,” katanya, Selasa (17/2).
Sebagai contoh, di bandara Polonia Medan, saat itu (pesawat) Mandala membawa Gubernur Sumatera Utara. Pesawat mandala jatuh dan diperoleh data bahwa penumpang masih hidup tetapi rescue bergerak begitu lambat.
“Hal itu menjadi pertanyaan besar bagi Komisi V khususnya Panja Keselamatan kepada Angkasa Pura II sebagai regulator.”
Artikel ini ditulis oleh:

















