Jakarta, Aktual.co —   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Selasa (17/1) ditutup naik sebesar 12,01 poin atau 0,23 persen ke posisi 5.337,50. Sementara itu indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat sebesar 2,87 poin atau 0,31 persen ke posisi 929,68.

“Setelah mengalami fluktuasi, IHSG BEI bergerak menguat di sesi akhir perdagangan seiring dengan mata uang rupiah yang mengalami penguatan,” ujar Analis dari PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe di Jakarta, Selasa (16/2).

Menurut Kiswoyo, data neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2015 yang mengalami surplus sebesar 710 juta dolar AS menjadi salah satu penopang bagi IHSG BEI kembali berada dalam area positif.

Data tersebut mendorong sentimen yang mendorong aliran dana asing ke pasar saham domestik masih masuk. Dalam data BEI, tercatat pelaku pasar saham asing membukukan beli bersih sebesar Rp163,600 miliar.

Namun di sisi lain, lanjut dia, konflik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang masih berlangsung menjadi penahan laju IHSG BEI lebih tinggi. Sebagian investor mencermati situasi politik itu dalam melakukan pengambilan keputusan investasinya.

“Sentimennya masih berimbang, diperkirakan IHSG BEI bergerak dalam kisaran mendatar pada pekan ini,” katanya.

Analis HD Capital Yuganur Wijanarko menambahkan bahwa IHSG masih bertahan di area positif menyusul masih adanya aksi beli sebagian investor di tengah gejolak bursa saham regional dan politik di dalam negeri.

“Pelaku pasar direkomendasikan untuk mengakumulasi saham-saham berkapitalisasi besar yang dapat menjadi pendorong IHSG,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 174.422 kali dengan volume mencapai 3,47 miliar lembar saham senilai Rp3,49 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 130 saham, yang melemah 147 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 119 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 58,35 poin (0,24 persen) ke 24.784,88, indeks Bursa Nikkei turun 17,68 poin (0,10 persen) ke 17.987,09, dan Straits Times melemah 11,25 poin (0,33 persen) ke posisi 3.415,20.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka