Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah di awal pekan ini mampu berakhir di zona hijau, meski rilis data-data ekonomi di Amerika Serikat (AS) sebelumnya cukup positif dan membuat laju dolar AS menguat. Namun, hal tersebut masih dapat diimbangi oleh pergerkan Yuan yang mampu berbalik positif pasca merespon penurunan suku bunga acuan China.
“Pelaku pasar di China lebih memperhatikan dampak dari keputusan penurunan suku bunga tersebut dibandingkan imbas tersebut terhadap mata uangnya,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Selasa (12/5) Reza memprediksikan laju Rupiah berada di atas level resisten 13.170, yakni Rp13.125-13.110 (kurs tengah Bank Indonesia). Menurutnya, seiring dengan penguatan mata uang Asia memberikan sentimen positif bagi Rupiah.
“Diharapkan masih adanya penguatan lanjutan. Tetap cermati sentimen-sentimen yang ada dan potensi pembalikan arah,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















