Jakarta, Aktual.co — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) meminta Pemerintah memberikan stimulus bagi para pelaku industri pariwisata untuk mendukung peran pariwisata sebagai sektor andalan di Indonesia.
“Kami harap Pemerintah memberikan stimulus bagi pemain di industri pariwisata,” kata Ketua Umum PHRI Wiryanti Sukamdani dalam keterangan tertulis yang diterima di Bogor, Selasa (17/2).
Ia mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir para pelaku industri pariwisata khususnya yang bergerak di bidang hotel dan restoran mengalami tekanan akibat kebijakan yang melarang PNS untuk mengadakan rapat di hotel. Menurut dia, kebijakan itu menjadi kabar yang buruk bagi perkembangan sektor MICE di Tanah Air. “Okupansi hotel menurun 5 hingga 20 persen selama November-Desember 2014 akibat kebijakan itu,” katanya.
Oleh karena itulah, pihaknya meminta stimulus nyata dari pemerintah sebagai bentuk keberpihakan terhadap sektor pariwisata. “Kami siap mendukung pertumbuhan pariwisata tinggi walaupun kami mengalami penurunan okupansi hotel,” katanya.
Ia juga berharap Pemerintah menyadari kontribusi sektor pariwisata yang semakin tinggi terhadap PDB yakni menduduki peringkat keempat penyumbang devisa terbesar tahun lalu.
PHRI menyatakan siap mendukung Pemerintah mewujudkan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara dan 275 pergerakan wisatawan nusantara hingga 2019. “Untuk mengoptimalkan potensi Pariwisata memang perlu ada political will, perlu ada acuan, koordinasi Pemerintah dan swasta, serta masyarakat,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:

















