Jakarta, Aktual.co — Sentimen positif pada Rupiah disebabkan oleh laju Euro yang melampaui pergerakan Dolar Amerika Serikat. Hal tersebut disebabkan oleh ekspektasi akan penyelesaian utang Yunani dan disertai dengan harapan akan kemajuan kesepakatan Rusia-Ukraina.
“Di sisi lain, sentimen positif juga datang dari kembali positifnya pertumbuhan ekonomi Jepang dan kenaikan pertumbuhan FDI China. Ini memberikan angin segar pada pergerakan Yen dan Yuan,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.
Pada Selasa (17/2) Rupiah diperkirakan Reza berada di atas target level resisten 12.750, yakni Rp12.750-12.739 (kurs tengah BI). Menurutnya, pergerakan positif dari Yen dan Yuan mampu kembali mendorong pergerakan Rupiah di zona hijaunya.
“Meski diharapkan masih ada peluang penguatan namun, tetap mewaspadai potensi potensi pembalikan arah,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















