Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 10.985 atau 13,37 persen desa/kelurahan di Indonesia tidak memiliki Sekolah Dasar (SD). Angka tersebut diperoleh dari hasil Potensi Desa (Podes) 2014 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).

Kepala BPS, Suryamin mengatakan sebanyak 2.438 desa/kelurahan atau 22,19 persennya memiliki jarak tempuh ke SD lebih dari 3 km. “Selain itu, terdapat 6.799 kecamatan di Indonesia atau 96,11 persennya telah memiliki Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), namun masih ada 275 kecamatan (3,89 persen) yang tidak memiliki SLTP,” kata dia.

Menurutnya, sebanyak 184 kecamatan atau 66,91 persen memiliki SLTP dengan jarak tempuh terdekat lebih dari 6 km. Selain itu, sebanyak 88,46 persen kecamatan telah memikiki sarana pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Namun, masih terdapat 816 kecamatan atau 11,54 persennya yang tidak memiliki SLTA.

“Sebanyak 508 kecamatan atau 62,33 persennya memiliki SLTA dengan jarak tempuh terdekat lebih dari 6 km,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pendataan Podes dilaksanakan tiga kali dalam sepuluh tahun. Podes 2014 dilaksanakan pada bulan April 2014 secara sensus terhadap seluruh wilayah administtasi pemeeintah setingjat desa, yaitu desa, kelurahan, nagari, dan Unit Permukiman Transmigrasi (UPT).

Artikel ini ditulis oleh: