Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Direktur Utama Perhutani Mustoha Iskandar mengklaim, perusahaannya merupakan satu-satunya perusahaan hutan yang memiliki aspek bisnis sangat lengkap. Meski begitu, diakuinya hal itu juga telah membuat pihaknya kesulitan menentukan titik fokus.

“Perhutani satu satunya perusahaan hutan di dunia yang paling lengkap. Bisnis berbasis sumber daya hutan ada di Perhutani. Saking lengkapnya kami kurang fokus, ” kata Mustoha di Peninsula Hotel, Jakarta, Senin (16/2).

Maka dari itu, Mustoha menginginkan supaya bisnis Perhutani dikelola secara modern dengan dukungan teknologi informasi canggih. Untuk itu, Perhutani juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar. “Pemasaran produk harus secara online, kami sudah menunggu lama sekali. Saya berharap tiga bulan ini bisa diselesaikan. Semuanya harus pakai elektronik, e-ticketing, e-tourism,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Perhutani juga telah merogoh anggaran sebesar Rp10 niliar guna memasarkan produk kayunya via online. “Kemarin kami untuk sistem pemasaran kayu saja Rp 10 miliar. Sekarang banyak produk lain kembangkan. Ini tentu saja dalam rangka tidak lagi kontak antara orang Perhutani dan buyer, pesan secara online menghidari fraud tidak efisien. Dengan online kemudahan dan kecepatan dan lebih efisien,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Perum Perhutani resmi jalin kerja sama dengan PT Telkom dalam rangka pemanfaatan sumberdaya perusahaan. Hal itu ditandai dengan Nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) antara dua perusahaan BUMN ini.

Sebagai informasi, MoU tersebut meliputi pemanfaatan jasa telekomunikasi, informasi, media, edutainment dan services (TIMES) yang dikelola, dikembangkan dan disediakan Telkom. “Ini dilakukan secara transparan, akurat dan efektif. Kita juga bekerja sama dalam mengembangkan pemasaran produk Perum Perhutani secara online dan pengelolaan sumber daya pendukung secara terintegrasi,” ucap dia.

Artikel ini ditulis oleh: