Jakarta, Aktual.co — Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari 2015 ditempati oleh Tiongkok dengan nilai USD2,7 miliar atau mencapai 25,73 persen. Urutan kedua yaitu Jepang dengan nominal mencapai USD1,17 atau 11.6 persen. Sedangkan posisi ketiga Singapura dengan total impor mencapai USD0,66 miliar atau 6,28 persen.

“Impor nonmigas dari tiga belas negara utama turun 6,2 persen atau mencapai USD577,9 Juta disebabkan karena turunnya impor dari negara Tiongkok USD237,2 Juta dan Thailand USD115,5 juta,” ujar kepala Badan Pusat Statistik Suryamin di Jakarta, Senin (16/2).

Lebih lanjut dikatakan bahwa pada Januari 2015 Asean menyumbang terbesar dalam impor non migas Indonesia mencapai 20,48 persen atau USD2,145,9 juta. Kemudian Uni Eropa sebesar 9,68 persen atau USD1.013,7 juta.

Tiongkok Masih menjadi negara asal impor terbesar Indonesua dengan peran 25,73 persen atau USD2.695,5 Juta,” pungkasnya.

Untuk diketahui, impor non-migas terbesar Januari 2015 adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanik, dengan nilai USD2,01 miliar. Nilai tersebut turun 0,52 persen dibanding impor golong barang yang sama pada Desember 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka