Medan, Aktual.co — Pembukaan Kongres Demokrat ke IV di Kota Surabaya Jawa Timur agaknya tidak berlangsung mulus. Selain isu panas perdebatan siapa calon Ketum partai berlambang Mercy untuk lima tahun ke depan, wacana Kongres tandingan pun muncul.
Menyikapi itu, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan pun merespon keras wacana itu. Dirinya mengatakan bahwa wacana Kongres tandingan Partai Demokrat merupakan wacana liar.
“Ada wacana Kongres Tandingan pula.  Entah siapa aktor dan dalangnya.  Ini harus dihentikan. Itu mencoreng marwah PD (Partai Demokrat). Juga melukai spirit kader dan soliditas PD sendiri. Syukurlah polisi kabarnya bergerak cepat hentikan kegiatan liar itu. Kongres yg bukan digelar DPP PD, jelas ilegal,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya kepada Aktual.co, Senin (11/5).
Ramadhan yang kini menjabat Plt Ketua DPC Demokrat Medan itu mengklaim bahwa Kongres IV jadi basis perjuangan kembalinya kejayaan Partai Demokrat seperti pemilu 2009.
“Banyak langkah, strategi, persiapan untuk tujuan itu. Kami kader percaya pak SBY masih terbaik. Periode 5 tahun ke depan tantangan berat. Butuh soliditas partai dan kepemimpinan kuat,” ujarnya.
Ramadhan yang sempat duduk sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 itu menambahkan, bahwa isu pemecatan dan pengangkatan Plt besar-besaran sebelum kongres IV tidak-lah benar.
Pengangkatan sejumlah Plt Ketua baik ditingkat Provinsi atau Kabupaten Kota, sudah terjadi sejak era pra KLB 2013, sebelum era SBY. 
“Dari jauh hari pak SBY tegaskan itu di DPP, dan sudah jadi policy. Jika ada perselisihan, komplain soal Plt, itu ditangani Dewan Kehormatan atau Mahkamah Partai yang dipimpin pak Amir Syamsuddin. Tapi selama ini nyaris tak ada komplain itu. Kami hanya tahu lewat media, itupun karena jelang Kongres. Makanya, ada apa ini?”

Artikel ini ditulis oleh: