Jakarta, Aktual.co — Isu keretakan hubungan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mulai muncul kepermukaan.
Hal itu terlihat dari sikap keduanya saat menghadiri acara Munas Partai Hanura, Jumat (13/2), di Solo, yang tampak ‘dingin’.
Namun, isu tersebut dibantah oleh Anggota DPR Fraksi PDIP Dwi Ria Latifa. Menurutnya, PDI-P memang dalam posisi sulit.
“Ketika ada Munas Hanura, itu kok ibu Mega sepertinya tidak berteguran, padahal tidak seperti itu,” kata Dwi Ria, di Jakarta, Sabtu (14/2).
Dwi menjelaskan, alasan Mega dan Jokowi yang terkesan ‘jaga jarak’ adalah demi menghindari opini publik yang berlebihan.
“Mungkin yang diharapkan harus lebih mesra. Kalau dilakukan seperti itu, Ibu Mega lagi intervensi pak Jokowi,” kata dia.
Dwi pun berdalih, komunikasi yang dilakukan Mega dan Jokowi tidak selalu harus diketahui publik.
“Komunikasi politik pemimpin berbeda-beda, kalau kami PDIP ingin menginngatkan keputusan apapun jangan melanggar UU dan konstitusi,” tegasnya.
Artikel ini ditulis oleh:















