Jakarta, Aktual.co — Sikap Presiden Joko Widodo terkait konflik KPK-Polri masih ditunggu, sebulan sudah sejak konflik dua institusi penegak hukum ini muncul, Presiden masih belum memberikan keputusan untuk mengakhiri konflik KPK-Polri. Predikat presiden ‘super lambat’ pun siap disematkan untuk Presiden Jokowi.
Namun, Anggota DPR Fraksi PDI-P Dwi Ria Latifa punya pendapat lain. Menurutnya, presiden saat ini dihadapkan pada posisi ‘super’ sulit.
“Sebab keputusan presiden nantinya akan berimplikasi pada banyak aspek, tidak hanya hukum,” kata Dwi dalam diskusi dengan tema ‘simalakama Jokowi’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (14/2).
Oleh sebab itu, Ria menilai presiden butuh waktu untuk membuat keputusan. Walaupun, keputusan presiden nantinya tidak bisa menyenangkan semua pihak.
“Tidak ada keputusan yang semuanya menang,” ungkapnya.
Soal sikap partai, Dwi tidak bisa berkata lain. Apapun keputusan PDI-P akan tetap diperjuangkan. Yakni mendukung dilantiknya Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri defenitif.
“Di PDIP tidak bisa berbelok-belok, kalau sudah dari awal sikap A, kader akan tegak lurus dengan pimpinan partai di atas,” imbuhnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby















