Jakarta, Aktual.co — Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) angkat bicara soal teror yang diungkapkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto.
Menurut juru bicara PPI, Ma’mun Murod Al-Barbasy, Bambang Widjojanto terlalu berlebihan dalam teror yang menimpa para pegawai KPK. 
“BW kok seperti kekanak-kanakan, lebay,” ujar dia, ketika berbincang dengan Aktual.co, Jumat(13/2).
Menurut dia, banyak rakyat yang juga kerap mendapat teror, terlebih rakyat yang tidak mempunyai kekuasaan seperti para Komisioner KPK.
“Tapi mereka (rakyat) juga tidak pernah koar-koar karena diteror,” kata  Ma’mun yang juga Direktur Pusat Studi Islam dan Pancasila Universitas Muhammadiyah Jakarta
Menurut dia, apa yang sekarang KPK alami, merupakan sikap Bambang Widjojanto yang cengeng. Hal ini, sambung dia, dimaksudkan untuk mencari simpati dan empati publik. 
“Tapi kalau terlalu sering berusaha cari simpati dan empati publik, justru bisa jadi lama-lama publik akan muak. Apalagi kalau faktanya bahwa ternyata BW benar-benar bersalah sebagaimana sangkaan Bareskrim,” kata Ma’mun.
Dia juga menambahkan bawasannya teror yang dialami penyidik dan pegawai KPK merupakan konsekuensi dari sebuah profesi, sehingga kalau mendapat teror merupakan hal yang biasa. 
“Saya termasuk pernah mengalami hal yang mungkin saat ini dialami oleh BW. Tapi saya tak pernah curhat ke media, apalagi lapor ke Komnas HAM segala,” tambah Ma’mun.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby