Jakarta, Aktual.co — Presiden Amerika Serikat, Barack Obama merilis strategi keamanan nasional AS terkait kebijakan memimpin isu-isu dunia untuk berhati-hati yang tercermin ke arah intervensi negara asing .
Obama menggambarkan tantangan yang paling mendesak dari kasus kekerasan atau ekstremisme, agresi Rusia, serangan cyber dan perubahan iklim. Ia mengatakan Amerika Serikat perlu kekuatan strategis dan kebijakan bersahabat, karena memiliki sumber daya terbatas dan banyak masalah yang tidak bisa diselesaikan melalui kekuatan militer .
Menurut Obama, dalam jangka panjang AS berupaya melawan ideologi di balik ekstremisme kekerasan. Itu lebih penting ketimbang menghilangkan teroris di medan perang .
Hal senada juga dikatakan oleh Senator Republik, Lindsey Graham mengatakan, bahwa pendekatan Obama telah menyebabkan kekacauan global dan memungkinkan ‘aktor buruk’ untuk berkembang, termasuk militan Negara Islam (yang juga dikenal sebagai ISIL ).
“Saya ragu ISIL , para Mullah Iran , atau Vladimir Putin akan terintimidasi oleh strategi Presiden Obama, ” kata Graham dalam sebuah pernyataannya.
Artikel ini ditulis oleh:

















