Jakarta, Aktual.co —Kelompok band metal asal Inggris yang disukai Presiden Indonesia Joko Widodo meminta presiden untuk mengampuni terpidana mati narkoba asal Australia yang biasa disebut “Bali Nine” yang kini tengah menunggu ajal. Vokalis Mark “Barney” Greenway menuliskan permohonannya kepada Presiden RI Joko Widodo pada halaman utama fesbuk kelompok band ini pada Senin (2/2). Di laman yang memiliki 700.000 member ini, Mark Greenway menulis, “Mohon berikan ijin hidup untuk Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.”
“Sebagai seorang pengikut band kami, Napalm Death, Anda akan menghargai bahwa lirik dan etos kami menantang siklus kekerasan di dunia, apakah itu berasal dari negara atau sebagai individu,” tulisnya sebagaimana dikutip dari smh.co.au, Rabu (4/2). “Saya mengerti bahwa Anda berdiri sebagai pemimpin yang bertekad untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik, dan saya percaya pemberian grasi akan menjadi langkah maju yang besar dalam mengejar perbaikan ini. Saya menghargai bahwa heroin dapat merusak pada berbagai tingkatan, tapi saya percaya bahwa ini adalah masalah yang jauh lebih dalam yang tidak dapat diubah hanya dengan mencabut nyawa orang.”
Napalm Death juga berharap Jokowi bersedia mendengarkan ucapan mereka, lebih dari yang biasa Jokowi dengar dari hentakan musik keras mereka. Namun sepertinya harapan kelompok band tersebut akan pupus. Presiden Jokowi menolak memberi grasi dan Pengadilan Indonesia juga menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh kuasa hukum mereka.

















