Jakarta, Aktual.co — Polres Mimika, Papua, meminta masyarakat setempat turut membantu untuk mengungkap pelaku berbagai kasus pembunuhan di wilayah itu yang hingga kini masih misterius.
“Peran serta masyarakat sangat penting. Kita sudah membentuk jaringan dengan melibatkan para tokoh masyarakat, tokoh paguyuban dan lain-lain,” kata Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mudjiharso di Timika, Senin (11/5).
Pekan lalu, Polres Mimika telah menangkap IK, pelaku utama yang membantai keluarga almarhum Tukimin di kawasan Irigasi pada Januari lalu. IK ditangkap aparat kepolisian pada Selasa (5/5) di Jalan Hasanuddin Timika.
Polisi terus memburu kawanan IK yang turut serta membantai almarhum Tukimin 35 tahun dan putranya, Febri 11 tahun, di kediaman keluarga itu pada Jumat (30/1) tengah malam. Pasalnya, pelaku kasus kekerasan disertai pencurian itu diduga melibatkan lebih dari satu orang.
Tukimin dan putranya seketika tewas di lokasi kejadian saat mereka sedang tertidur lelap. Istri Tukimin, Nunuk 28 tahun, bersama dua anaknya yang lain yaitu Mepiyu 6 tahun, dan Nando 2 tahun, turut dianiaya oleh kawanan pelaku.
Buntut dari kejadian itu, ribuan warga asal Pulau Jawa di Timika pada Rabu (4/2) menggelar aksi unjuk rasa damai sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa pembunuhan sadis yang menimpa keluarga Tukimin.
“Kami memberikan waktu kepada aparat kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini dalam 15 hari ke depan,” kata Hadi Wiyono, Ketua Paguyuban Keluarga Banyuwangi, Jawa Timur, di Timika.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu