Jakarta, Aktual.co —  Anggota Komite II DPD RI asal Papua Mesakh Mirin menyampaikan agar pihak Kementerian Perindustrian mendorong pembangunan pemurnian bijih mineral (smelter) di Papua.

“Kami ingin smelter itu dibangun di tanah Papua. Sehingga masyarakat Papua mendapatkan manfaat dari adanya perusahaan PT Freeport Indonesia di sana,” ujar Mesakh Mirin, saat rapat kerja dengan Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Jumat (6/2).

Mesakh mengatakan, sebagian besar rakyat Papua bahkan mengatakan akan menutup perusahaan tersebut apabila “smelter” tidak dibangun di Papua.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, sebaiknya pembangunan smelter memang dilakukan di daerah, sehingga akan menambah penghasilan di daerah itu sendiri.

“Pembangunan smelter ini merupakan investasi yang sangat tinggi, membutuhkan energi sangat besar, tentu tidak bisa terburu-buru. Sebaiknya memang di daerah, seperti yang disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla,” ujar Menperin.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka