Jakarta, Aktual.co — Pelaksana tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja mengaku belum menerima laporan terkait hasil tender pengadaan minyak mentah yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) yang melalui Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina.
Perlu diketahui, tender Crude oil yang pertama sekali dilakukan oleh ISC Pertamina yang prosesnya terkesan sangat tertutup kabarnya telah menghasilkan pemenang tender yaitu Socar dengan minyak mentah Azeri sebesar 2 juta barel dan Vitol dengan minyak mentah Nigeria sebesar 2 juta barel.
“Iya saya sudah dengar, tapi saya belum menerima laporannya,” kata kata Wirat saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (6/2).
Ia menjelaskan bahwa sesuai aturan, Pertamina memang diharuskan untuk selalu melaporkan setiap pengadaan minyak yang dilakukan baik tender atau tidak.
“Tapi saya belum tahu laporannya. Tidak bisa memastikan juga sudah masuk atau belum, karena kan 11 hari terakhir ini saya sibuk di DPR. Jadi saya belum tahu,” ujarnya singkat.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina mengakui bahwa proses tender sudah dilaksanakan dan telah menghasilkan dua pemenang yakni Socar dengan minyak mentah Azeri sebesar 2 juta barel dan Vitol dengan minyak mentah Nigeria sebesar 2 juta barel.
“ISC kemarin udah tender, ada 53 perusahaan yang ikut. Kemudian sudah ditunjuk pemenangnya yaitu Socar dan Vitol. Harganya udah bagus itu,” tukasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka














