Jakarta, Aktual.co — Deputi Pecegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa Komisi III DPR RI harus bisa bersikap objektif dalam menanggapi laporan pelanggaran etik yang diduga dilakukan oleh Ketua KPK, Abraham Samad.
“Kami menghimbau Komisi III untuk tetap berdiri di tengah-tengah. Saya berharap mereka bisa mengurai perkara ini sesuai proporsinya,” harap Johan di gedung KPK, Kamis (5/2).
Ia menilai, untuk bisa bersikap kooperatif Komisi III dirasa perlu untuk meminta keterangan dari Abraham Samad. Menurutnya, selain meningkatkan objektifitas dalam mengambil keputusan, pemanggilan tersebut agar masyarakat mempunyai gambaran secara utuh mengenai permasalahan tersebut.
“Saya kira itu perlu (pemeriksaan Abraham). Karena kemudian tidak bisa kalau hanya dengan pernyataan-pernyataan. Publik harus diberi gambaran yang proporsional,” kata dia.
Seperti diketahui, pada Rabu (4/2) Komis III telah memanggil Hasto Kismanto untuk menjelaskan permasalahan terkait pelanggaran etik Abraham Samad. Pertemuan tersebut juga menghadirkan juru foto syur yang kabarnya menampilkan sosok Ketua KPK itu.
“Sampai hari ini saya tidak tahu apakah sudah ada panggilan dari Komisi III untuk pak Abraham,” pungkas Johan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby