Jakarta, Aktual.co — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar merampungkan pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 23.30 WIB, Rabu (4/2).
Akil digarap penyidik Bareskrim sebagai saksi atas kasus dugaan merekayasa kesaksian pada persidangan sengketa Pilkada di MK, yang menjerat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto alias BW sebagai pesakitan.
Terdakwa seumur hidup itu diperiksa karena saat itu menjadi Ketua Panel persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pada tahun 2010 silam.
Saat jalani pemeriksaan Akil mengaku dicecar sekitar 15 pertanyaan oleh penyidik. Dia pun membenarkan ada pertemuan dengan BW di dalam mobil.
Bahkan, dia pun membenarkan ada pengaturan untuk memenangkan Ujang Iskandar (Bupati Kobar). “Ya, memang ada,” katanya seraya masuk mobil tanpa menjawab bagaimana detailnya pengaturan itu.
Dijelaskan Akil, saat itu BW ikut di dalam mobilnya ketika mau pulang ke Depok, Jawa Barat. Namun, Akil mengaku hanya mengantarkan BW sampai ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan alias tak sampai Depok.
“Di dalam mobil itulah pembicaraan-pembicaraan yang berkaitan dengan perkara Kotawaringin Barat itu,” katanya.
Meski begitu, Akil tak membeberkan apa saja detail yang dibicarakannya dengan BW tersebut. “Pembicaraannya nanti saja deh sama penyidik,” tegasnya. Namun, Akil membantah ada transaksi suap dalam pertemuan itu. “Tidak ada transaksi, tidak ada pemberian uang di mobil itu,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu