Jakarta, Aktual.co — Anggota DPD RI, Djasarmen Purba mengatakan potensi kelautan harus jadi prioritas dalam pembangunan kekayaan laut, mengingat Indonesia adalah negara maritim.
“Yang jelas, pengelolaan potensi laut yang besar di negeri ini sudah ada sejak jaman dahulu.  Untuk itu dengan disahkannya RUU kelautan ini terlepas dari kepentingan politik,” kata Djaserman, ditengah-tengah acara diskusi ‘Membongkar Mimpi Poros Maritim Jokowi” di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (10/5).
“Potensi laut di Indonesia itu sangat kaya. Memang, ketika RUU ini terbentuk ada pro dan kontra, terutama dalam pembentukan Bakamla. Menurut saya Bakamla inilah yang menjadi ujung tombak di laut. Misalnya, kalau ada ilegal fishing badan ini yang menangani, ” sambungnya.
Lebih lanjut, Irman berharap agar kiranya pemerintahan Jokowi segera membentuk peraturan pemerintah yang nantinya semua persoalan maritim ini bisa teratasi sesuai dengan yang diharapkan. Terlebih, persoalan maritim sebagai langkah untuk memajukan Indonesia sebagai negara poros dari segi kelautan.
“Ini harapan saya, agar kiranya semua kementerian di pemerintahan Jokowi ini turut mendukung persoalan maritim yang ada, supaya harapan ini bisa kita capai bersama dalam waktu dekat, ” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh: