Jakarta, Aktual.co — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan bahwa harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual Indonesia bukanlah yang termahal di dunia. Menurutnya, dengan formula baru dalam menerapkan harga BBM saat ini, bisa ditelusuri perbandingan dengan harga BBM yang dijual dinegara lain.

“Dari formula tersebut juga bisa menelusuri apakah benar harga BBM kita itu yang paling tinggi dibandingkan negara lain,” kata Sudirman dalam rapat kerjanya dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan, usai pihaknya membandingkan dengan 15 negara, didapatkan bahwa Indonesia bukanlah negara yang menjual BBM dengan harga paling mahal.

“Hasilnya dibandingkan dengan 15 negara dan ternyata kita tidak dalam posisi paling mahal, Nigeria paling tinggi,” tutupnya.

Sebelumnya, kemarin Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan, alasan mengapa harga BBM yang dijual di Indonesia lebih mahal daripada harga BBM di negara lainnya.

“Satu hal, mengapa harga BBM di Amerika atau di Malaysia lebih murah, ada namanya strategic petroleum reserves atau national stock. Di negara lain itu ditanggung oleh Pemerintah, tapi di Indonesia itu ditanggung sendiri oleh Pertamina,” kata dia.

Lebih lanjut, faktor lainnya adalah adanya bermacam-macam pungutan dalam proses penentuan harga.

“Kedua, di Indonesia ini banyak pajak: BPPKB, PPN, iuran, BPH Migas, dan sebagainya. Itu bedanya,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka