Jakarta, Aktual.co — Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Sofyan Wanandi yang saat ini juga menjabat sebagai staf ahli Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah akan membangun satu juta rumah per tahun untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Pembangunan rumah tersebut untuk mencapai pemerataan ekonomi di Indonesia.

“Kita bagi dalam tiga kelompok masyarakat itu, yaitu petani, nelayan, dan buruh di sektor informal. Kita harus kejar satu juta rumah per tahun untuk mengurangi gap,” ujar Sofyan dalam Dialog Investasi Nasional di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (3/2).

Lebih lanjut dikatakan dia, seluruh rakyat Indonesia saat ini harus mempunyai rumah. Pemerintah akan mendukung dari segi cicilan biaya dan kemudahan birokrasi.

“Kita akan bantu bagaimana mereka mencicil per bulannya, bunganya, dan sebagainya. Kita akan berikan subsisi murah, cicilan murah, atau non-payment, asal jangan diselewengkan saja dananya,” kata dia.

Namun, Sofyan juga mengakui dalam merealisasikan hal tersebut masih banyak kendala yang dihadapi. Menurutnya, banyak hal teknis yang perlu dibahas lebih lanjut.

“Kita akui masalah teknis ini bukan main sulitnya, kalau 5-10 persen kegagalan itu masih wajar, masih banyak yang masih harus kita bahas lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam membangun program satu juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut, pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp65 triliun setiap tahunnya. Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) pemerintah sampai dengan tahun 2019.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka